Elegant Rose - Help Select

Jumat, 08 November 2013

Flora Khas Propinsi Di Indonesia



      1.        Aceh - Bungong Jeumpa (Michelia champaca)
Cempaka wangi adalah pohon hijau abadi besar bunga putih atau kuningnya sebagai sumber wewangian. Tumbuhan asal anak benua India dan Asia Tenggara berguna kayunya dan berfungsi pula sebagai penghias taman. Cempaka wangi adalah flora identitas Provinsi Aceh, dikenal sebagai bungong jeumpa. Bunga cempaka wangi melepaskan aroma yang harum. Cempaka wangi dapat diperbanyak dengan cangkok / dengan menumbuhkan bijinya.

2.        Sumatera Utara - Kenanga (Cananga odorata)
Kenanga adalah nama bagi sejenis bunga dan pohon yang menghasilkannya. Bunganya hijau kekuningan (ada juga yang bersemu dadu, tetapi jarang), menggelung seperti bentuk bintang laut, dan mengandung minyak biang, cananga oil yang wangi. Kenanga adalah flora identitas Provinsi Sumatera Utara.

3.    Sumatera Barat - Pohon Andalas (Morus macroura)
Andalas atau bebesaran atau murbei adalah sebuah genus yang terdiri dari 10–16 spesies pohon tertentu yang asli berasal dari daerah panas sedang dan subtropis di Asia, Afrika dan Amerika. Mayoritas spesies asli berasal dari Asia. Salah satunya yang terkenal adalah di desa Andaleh, Kec.Batipuh, Kab.Tanah Datar, Sumatera Barat, yang telah mencapai usia lebih dari 120 tahun.

4.        Riau - Nibung (Oncosperma tigillarium)
Nibung adalah sejenis palma yang tumbuh di rawa-rawa Asia Tenggara, mulai dari Indocina hingga Kalimantan. Kayu nibung sangat tahan lapuk sehingga dipakai untuk penyangga rumah-rumah di tepi sungai di Sumatera dan Kalimantan. Nibung adalah tumbuhan indentitas Provinsi Riau.

       5.        Kepulauan Riau - Sirih (Piper betle)
Sirih merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain. Sebagai budaya daun dan buahnya biasa dimakan dengan cara mengunyah bersama gambir, pinang dan kapur. Namun mengunyah sirih telah dikaitkan dengan penyakit kanker mulut dan pembentukan squamous cell carcinoma yang bersifat malignan.

6.        Jambi - Palem Merah (Cyrtostachys renda)
Palem merah adalah tanaman hias populer yang biasa dijumpai di pekarangan rumah. Nama merah diambil dari warna pelepah daunnya yang merah pekat menyala. Palem merah sekarang menjadi salah satu tumbuhan langka karena eksploitasi besar-besaran di hutan Sumatra dan Malaya, tempat asalnya.

       7.        Sumatera Selatan - Duku (Lansium domesticum)
Duku adalah nama umum dari sejenis buah-buahan anggota suku Meliaceae. Duku adalah tumbuhan identitas untuk Provinsi Sumatera Selatan. Bunga terletak dalam tandan yang muncul pada batang atau cabang yang besar, menggantung. Bunga-bunga berukuran kecil, duduk / bertangkai pendek, menyendiri, berkelamin 2. Kelopak berbentuk cawan bercuping 5, berdaging, kuning kehijauan.

8.        Bengkulu - Suweg Raksasa (Amorphophallus titanum)
Namanya berasal dari bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, dimaksudkan untuk mengundang kumbang dan lalat penyerbuk bagi bunganya. Karena keunikan bunga ini, bunga ini sering diperjualbelikan oleh manusia, itulah faktor utama bunga ini langka. Kebun Raya Cibodas, Indonesia mengklaim bahwa bunga yang mekar di sana mencapai ketinggian 3,17 m, dini hari, 11 Maret 2004. Bunga mekar untuk waktu sekitar seminggu, kemudian layu.

       9.  Kepulauan Bangka Belitung – Nagasari (Mesua ferrea L.)
Nagasari merupakan pohon identitas Kab.Tabanan, Provinsi Bali, dan juga identitas negara Sri Lanka. Pohon nagasari ditanam, selain untuk memperoleh kayunya, juga sebagai tanaman hias. Bunga soliter atau berpasangan, berukuran menyilang 9 cm. Selain tumbuh liar di kawasan hutan, kini banyak ditanam sebagai pohon penghasil kayu.

10.    Lampung - Bunga ashar (Mirabilis jalapa)
Bunga Ashar mekar pada sore hari, dan bunga ini dipergunakan sebagai pertanda telah masuknya waktu Shalat Ashar bagi masyarakat yang beragama Islam pada jaman dahulu. Bunga Ashar merupakan tanaman hias, pada umur 3 bulan tanaman ini baru mulai berbunga. Bunganya seperti terompet kecil, warna bunga tergantung jenisnya, ada yang merah, putih, kuning, bahkan kadang-kadang dalam satu pohon terdapat warna campuran.

       11.    Banten - Kokoleceran (Vatica bantamensis)
Kokoleceran adalah maskot provinsi Banten yang merupakan salah satu tanaman endemik Banten yang dipercaya hanya terdapat di Taman Nasional Ujung Kulon. Kokoleceran  termasuk dalam status konservasi “Endangered” (Terancam Punah). Bunga kokoleceran panjangnya mencapai 7 cm.

12.    DKI Jakarta - Salak condet (Salacca edulis)
Pohon salak merupakan bagian dari family palmae selain pohon kelapa, palem, kelapa sawit, kurma.  Penuh duri pada pelepah batangnya, berduri halus pada kulit buahnya yang kehitaman atau kecoklatan, berbiji tunggal dan memiliki aroma buah yang khas. Pohon salak adalah tanaman berbunga tunggal. Artinya membutuhkan penyerbukan.

       13.    Jawa Barat - Gandaria (Bouea macrophylla)
Gandaria dimanfaatkan buah, daun, dan batangnya. Buah gandaria berwarna hijau saat masih muda, dan sering dikonsumsi sebagai rujak / campuran sambal gandaria. Buah gandaria yang matang berwarna kuning, memiliki rasa kecut-manis dan dapat dimakan langsung. Daunnya digunakan sebagai lalap. Batang gandaria dapat digunakan sebagai papan. Gandaria adalah flora identitas Jawa Barat.

14.    Jawa Tengah - Kantil (Michelia alba)
Tanaman kantil telah lama dikenal di Indonesia khususnya Jawa Tengah. Hasil pokok tanaman ini adalah bunganya yang harum. Bunga kantil digunakan pada berbagai acara. Terdiri dari dua jenis: kantil putih dan kuning, tanaman ini tumbuh baik pada tanah-tanah kering baik itu di dataran rendah maupun tinggi.  


15.    DI Yogyakarta - Kepel (Stelechocarpus burahol)
Bunganya berkelamin tunggal, mula-mula berwarna hijau kemudian berubah menjadi keputih-putihan, muncul pada tonjolan-tonjolan di batang; bunga jantannya terletak di batang sebelah atas dan di cabang-cabang yang lebih tua, berkumpul sebanyak 8-16 kuntum, diameternya mencapai 1 cm; bunga betinanya hanya berada di pangkal batang, diameternya mencapai 3 cm.

16.    Jawa Timur - Sedap malam (Polyanthes tuberosa)
Sedap adalah tumbuhan hijau abadi dari suku Agavaceae. Minyak dari bunga ini digunakan dalam pembuatan parfum. Bunga sedap malam mekar di malam hari. Tumbuh hingga 45 cm dan menghasilkan rumpun bunga putih. Daunnya panjang dan berwarna hijau muda yang mengumpul di pangkal batangnya.

      17.    Kalimantan Barat - Tengkawang tungkul (Shorea stenoptera)
Tengkawang tungkul / biasa disebut meranti merah merupakan flora khas provinsi Kalimantan Barat. Pemanfaatamya sudah berjalan turun temurun, pembudidayaannya dilakukan sejak lama, ± tahun 1881. Tengkawang jenis ini banyak tumbuh di tanah aluvial di hutan hujan tropis dan wilayah dataran rendah sekitar 600 meter di atas permukaan laut.

18.    Kalimantan Selatan - Kasturi (Mangifera casturi)
Bunga majemuk berkelamin ganda dengan bentuk bunga rasemos dan kerapkali berambut rapat. Panjang tangkai bunga ± 28 cm dengan anak tangkai sangat pendek, yaitu 2-4 mm. Mangga ini berbuah pada awal musim hujan atau sekitar bulan Januari.

      19.    Kalimantan Tengah - Tenggaring (Nephelium lappaceum)
Pohon tenggarin ini mirip dengan rambutan, hanya saja lebih pendek dari pohon rambutan. Tenggaring termasuk ke dalam kelompok rambutan hutan dan tumbuh secara alami dan menyebar di kawasan Kalimantan Tengah. Buah tenggaring termasuk ke dalam buah langka. Karena tenggaring tumbuh liar di hutan, pertumbuhan po­honnya lambat, dan pemanfaatan buahnya sebagai buah meja pengganti rambutan tidak maksimal.

20.    Kalimantan Timur - Anggrek hitam (Coelogyne pandurata)
Dinamakan anggrek hitam karena anggrek ini memiliki lidah (labellum) berwarna hitam dengan sedikit garis-garis berwarna hijau dan berbulu. Sepal dan petal berwarna hijau muda. Bunganya cukup harum semerbak dan biasa mekar pada bulan Maret hingga Juni. Habitat asli anggrek hitam mengalami penurunan jumlah yang cukup besar.

      21.    Sulawesi Utara - Longusei (Ficus minahasae)
Yang khas dari pohon Langusei adalah bunganya yang berbentuk bongkol sehingga menyerupai buah. Bunga Langusei tersusun menjurai kebawah sepanjang hingga satu meter. Bunganya sebenarnya ada di dalam dan bisa tampak bila dipotong secara melintang.

22.    Gorontalo - Gofasa, gupasa (Vitex cofassus)
Bunga berkelamin ganda, dimana helai kelopaknya bersatu pada bagian dasar membentuk mangkuk kecil, sedang helai mahkotanya bersatu pada bagian dasar yang bercuping 5 tidak teratur. Mahkota putih keunguan, terdapat tangkai dan kepala sari di dalam rongga mahkota, bakal buah di atas dasar bunga (superior).

       23.    Sulawesi Tengah - Eboni (Diospyros celebica)
Ebony adalah spesies pohon berbunga dalam keluarga Ebenaceae tanaman endemik pulau Sulawesi di Indonesia. Nama umum yang berasal dari pelabuhan utama di pulau, Makassar. Karena keindahannya  spesies ebony telah dihargai oleh Woodworkers seluruh dunia sekitar dua abad terakhir sampai sekarang telah menjadi kayu yang sangat langka dan mahal.

24.    Sulawesi Tenggara - Anggrek serat (Dendrobium utile)
Nama anggrek serat ini didapat lantaran umbi semunya yang mengandung serat dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan anyaman kerajinan tangan. Sayangnya akibat eksploitasi yang berlebihan, anggrek serat yang menjadi maskot Sulawesi Tenggara semakin sulit ditemukan.

      25.    Sulawesi Barat - Cempaka hutan kasar (Elmerrillia ovalis)
Cempaka hutan kasar merupakan tanaman endemik Indonesia yang persebarannya secara alami terbatas di pulau Sulawesi dan Maluku. Lantaran itu tidak mengherankan jika kemudian cempaka hutan kasar ditetapkan menjadi flora identitas Sulawesi Barat.

26.    Sulawesi Selatan - Lontar (Borassus flabellifer)
Ditinjau dari segi budaya, tanaman Lontar memiliki nilai khas bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Kekhasannya nampak dengan dijadikannya tanaman ini sebagai lambang pemantapan kepribadian dan kemandirian. Dari legenda tersebut tersirat bahwa tanaman Lontar merupakan simbol persahabatan dan perdamaian.

       27.    Bali - Majegau (Dysoxylum densiflorum)
Pohon majegau yang sering disebut juga sebagai cempaga merupakan anggota famili Maleaceae (suku mahoni-mahonian). Tanaman ini memiliki kualitas kayunya yang baik sehingga di Bali banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan (terutama bangunan-bangunan suci) dan sebagai bahan kerajinan ukiran.






28.    NTB - Ajan kelicung (Diospyros macrophylla)
       Ajan kelicung atau kayu hitam nusa tenggara merupakan flora identitas provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).Ajang kelicung atau kayu hitam merupakan tanaman berkayu dengan tinggi antara 10-46 meter. Bunganya berwarna putih kekuning-kuningan dan berbau harum.
 
      29.    NTT - Cendana (Santalum album)
Cendana adalah tumbuhan parasit pada awal kehidupannya. Kecambahnya memerlukan pohon inang untuk mendukung pertumbuhannya, karena perakarannya sendiri tidak sanggup mendukung kehidupannya. Karena prasyarat inilah cendana sukar dikembangbiakkan atau dibudidayakan.

30.    Maluku - Anggrek Larat (Dendrobium phalaenopsis)
Anggrek Larat termasuk satu dari 12 spesies anggrek langka yang dilindungi di Indonesia. Anggrek Larat juga ditetapkan sebagai flora identitas provinsi Maluku. Bunga Anggrek Larat berwarna keungunan pucat hingga ungu tua. Tersusun dalam bentuk tandan yang tumbuh pada buku-buku batangnya, agak menggantung.

       31.    Maluku Utara - Cengkeh (Syzygium aromaticum)
Pohon cengkih merupakan tanaman tahunan yang dapat tumbuh dengan tinggi 10-20 m, mempunyai daun berbentuk lonjong yang berbunga pada pucuk-pucuknya. Tangkai buah pada awalnya berwarna hijau, dan berwarna merah jika bunga sudah mekar. Cengkih akan dipanen jika sudah mencapai panjang 1,5-2 cm.

32.    Papua Barat - Matoa (Pometia pinnata)
 Umumnya berbuah sekali dalam setahun. Berbunga pada bulan Juli sampai Oktober dan berbuah 3 atau 4 bulan kemudian. Di Papua dikenal 2 jenis matoa, yaitu Matoa Kelapa dan Matoa Papeda. Matoa Kelapa dicirikan oleh daging buah yang kenyal seperti rambutan aceh, sedangkan Matoa Papeda dicirikan oleh daging buahnya yang agak lembek dan lengket.

       33.    Papua - Buah merah (Pandanus conoideus)
Kultivar buah berbentuk lonjong dengan kuncup tertutup daun buah. Buah Merah sendiri panjang buahnya mencapai 55 cm, diameter 10-15 cm, dan bobot 2-3 kg. Warnanya saat matang berwarna merah marun terang, walau sebenarnya ada jenis tanaman ini yang berbuah berwarna coklat dan coklat kekuningan.

1 komentar:

  1. AGENS128 Adalah Situs Judi Online Taruhan Sepak Bola, Casino, Sabung Ayam, Tangkas, Togel & Poker Terpopuler di Indonesia
    Pasang Taruhan Online Melalui Agen Judi Terpercaya Indonesia Agens128, Proses Cepat, Banyak Bonus, Online 24 Jam dan Pasti Bayar!
    Sabung ayam
    sbobet online
    casino online
    tembak ikan
    daftar bisa langsung ke:
    LINE : agens1288
    WhatsApp : 085222555128

    BalasHapus